Lhokseumawe – Program Studi Teknik Kimia Universitas Malikussaleh melalui kegiatan PLANT (Program for Learning Academic Networking and Technology in Chemical Engineering) sukses menyelenggarakan PLANT Visiting Lecture Series #1 dengan tema “Operation of Chemical Engineering in Industry” pada Selasa, 28 April 2026 di Auditorium Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh.
Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Abrar, Process DCS Operator di Waha Oil Company, sebagai pemateri utama. Ia membagikan pengalaman serta wawasan terkait penerapan ilmu Teknik Kimia di dunia industri, khususnya pada sektor minyak dan gas.
Acara ini digawangi oleh dosen Teknik Kimia Universitas Malikussaleh, Dr. Firda Tirta Yani, melalui program PLANT yang bertujuan memperkuat jejaring akademik, industri, dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Dalam kuliah tamu tersebut, Muhammad Abrar memaparkan materi mengenai proses pemurnian gas, mulai dari Gas Gathering Unit, Gas Dehydration Unit, Gas Dew-Pointing Facility, hingga Gas Export Compressor. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai proses pemurnian condensate di industri migas.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi pre-test, penyampaian materi, post-test, serta diskusi dan tanya jawab. Antusiasme mahasiswa terlihat dari aktifnya peserta dalam mengajukan pertanyaan seputar proses industri dan peluang karier bagi lulusan Teknik Kimia.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang implementasi Teknik Kimia di industri. Ini menjadi motivasi besar bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ujar Dr. Zulnazri, Ketua Jurusan Teknik Kimia Universitas Malikussaleh.
“Kami berharap mahasiswa mampu menyerap pengalaman dan wawasan dari para profesional sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik setelah lulus nanti. Kegiatan ini juga membuka peluang networking yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa,” ungkap Dr. Leni Maulinda, Ketua Program Studi Teknik Kimia.
Salah satu sesi menarik dalam kegiatan ini adalah video call bersama Mohamed Yousef, rekan kerja Muhammad Abrar yang merupakan lulusan doktoral bidang engineering dari salah satu universitas di Rusia. Dalam sesi tersebut, mahasiswa berkesempatan berdialog langsung mengenai pengalaman karier dan pengembangan diri di dunia engineering internasional.
Ketika ditanya mahasiswa mengenai nasihat bagi young engineer yang ingin memulai karier, Mohamed Yousef menyampaikan pesan inspiratif:
“First, you need to invest yourself. You get to leverage your skills and experience inside and outside of the campus. Take every opportunity you have and do it now. Chance doesn’t come twice.”
Muhammad Abrar selaku pemateri menyampaikan rasa senangnya dapat berbagi pengalaman dengan mahasiswa Teknik Kimia Universitas Malikussaleh.
“Saya berharap materi yang saya sampaikan dapat memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja di industri migas dan memotivasi adik-adik mahasiswa untuk terus belajar serta meningkatkan kemampuan diri. Dunia industri membutuhkan lulusan yang adaptif, disiplin, dan mau terus berkembang,” tutur Abrar.
Salah satu peserta kegiatan juga mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kuliah tamu tersebut.
“Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami tentang proses kerja di industri migas yang sebelumnya hanya kami pelajari secara teori. Penjelasan dari pemateri sangat menarik dan mudah dipahami,” ujar salah seorang mahasiswa peserta kegiatan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara pemateri, dosen, panitia, dan seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Kimia Universitas Malikussaleh berharap PLANT Visiting Lecture Series dapat terus berlanjut sebagai wadah pengembangan kompetensi, wawasan industri, serta jejaring profesional mahasiswa.




